Apriaman Manao merupakan anak binaan yang telah kehilangan kasih sayang seorang ibu sejak usia dini karena ibu kandungnya telah meninggal dunia. Sejak saat itu, ayah kandungnya yang bekerja sebagai petani kecil di pedalaman Pulau Nias harus berjuang seorang diri memenuhi kebutuhan keluarga di tengah keterbatasan ekonomi yang sangat berat. Penghasilan yang tidak mencukupi membuat sang ayah tidak mampu membiayai kebutuhan hidup maupun pendidikan anak-anaknya. Demi memberikan kesempatan kepada Apriaman dan saudara-saudaranya untuk memperoleh pengasuhan yang layak serta pendidikan yang lebih baik, mereka kemudian dititipkan di panti asuhan. Saat ini, Apriaman menempuh pendidikan di SD Negeri 060836 Medan. Ia tumbuh sebagai anak yang tenang, tekun, dan memiliki rasa ingin tahu yang tinggi, khususnya di bidang sains. Dengan semangat belajar yang terus berkembang, Apriaman berharap dapat meraih masa depan yang lebih baik dan membanggakan keluarganya.